Iklan Assyifa Teknologi Nusantara
Iklan Assyifa Teknologi Nusantara
Daerah  

Wali Kota Sibolga Ikuti Zoom Kunker Kapolri Terkait Pengungkapan 1,16 Ton Ketamine Dan Penandatanganan Fakta Integritas Tolak Narkoba

Avatar photo
banner 120x600

Sibolga, CctvSumutNews – Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Kapolres Sibolga AKBP Budi Prasetyo dan unsur Forkopimda Kota Sibolga serta tokoh Masyarakat mengikuti kegiatan kunjungan kerja (kunker) Kapolri melalui konferensi video (zoom) dalam rangka pengungkapan 1,16 ton narkoba jenis ketamine di Selat Malaka sekaligus penandatanganan Fakta Integritas Polri dan Masyarakat Sumatera Utara untuk menolak narkoba. di Aula Dr. H.M. Jassin Polres Sibolga, Jumat (23/10/2026).

Kapolri menjelaskan bahwa apabila narkoba tersebut berhasil beredar, jumlahnya berpotensi merusak kehidupan sekitar 2,3 juta jiwa. Kasus ini diduga melibatkan jaringan narkoba internasional Malaysia–Indonesia yang memanfaatkan jalur Selat Malaka sebagai pintu masuk penyelundupan.

“Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan delapan tersangka, terdiri atas tujuh warga negara Indonesia dan satu warga negara Taiwan berinisial YCY. Para tersangka memiliki peran sebagai nakhoda, masinis kapal (engineer), dan oiler. Sementara itu, kapal yang digunakan masih berada dalam pengamanan ketat petugas.”Ujar Kapolri

Kapolri turut menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh personel gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkoba dalam jumlah besar.

Usai pemaparan pengungkapan kasus, Kapolri memimpin pembacaan dan penandatanganan Fakta Integritas yang memuat komitmen bersama Polri dan masyarakat Sumatera Utara untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Kapolri, Gubernur Sumatera Utara, unsur Forkopimda Sumatera Utara, serta perwakilan tokoh masyarakat. Walikota Sibolga

Kapolri juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Ia menegaskan bahwa identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya demi mendukung upaya bersama dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

Sementara itu, Polda Sumatera Utara mencatat telah mengungkap 1.890 kasus narkoba sepanjang tahun 2026, dengan barang bukti lebih dari 3,2 ton berbagai jenis narkotika. Pengungkapan tersebut menjadi gambaran pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, memaparkan keberhasilan pengungkapan 1,16 ton ketamine melalui operasi gabungan yang melibatkan Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara, Satgas NIC, Polres Tanjungbalai, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Lantamal I Belawan. Kegiatan tersebut turut diisi dengan sambutan Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama.(Andreas Manalu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link